Paypal Bank Online

bisnis online dengan paypal. klik logo di bawah ini Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

rss

Minggu, 07 Maret 2010

Pongah

Dé… Ngudiang madé pongah?
Ngawai peragat mamunyah
Sijalané mesuang utah
Meli nasi tusing mayah

Dé… Ngudiang kaliwat pongah
Natakang lima ngorahang layah
Ngelésang celana masi tusing mayah
Tusing merasa awak tusing ngelah

Dé… Sud ja pongah
I bapa suba gedeg nepuk madé punyah
I mémé pisné suba telah
Tiang suba kenjel mayah utang ulian madé ka komplék tusing taen mayah

Oleh I Nyoman Alit Suwarbawa
Singaraja, 18 feb 2010

Kamis, 04 Maret 2010

Mengingat Huruf


Huruf sebenarnya sudah kita kenal sejak kecil. Saya mengenal huruf ketika saya baru sekolah di SD. Anda mungkin sudah diajarkan huruf oleh kedua orang tua anda sebelum anda disekolahkan. Walaupun hurup sudah kita kenal dari kecil, menurut saya kita perlu mengingat huruf-huruf yang ada di dalam bahasa Indonesia.
Huruf tergolong ke dalam kelas kata nomina (kata benda). Huruf adalah abjad, aksara, karakter, konsonan, leter, sastra, tulisan, vokal (KBBI).

  1. Abjad
Bahasa Indonesia memiliki 26 abjad yang terdiri dari 5 vokal (huruf hidup) dan 21 konsonan (huruf mati) . Huruf-huruf tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Huruf
Di baca
Huruf
Di baca
Huruf
Di baca
A a
a
J j
Je
S s
es
B b
be
K k
Ka
T t
te
C c
ce
L l
El
U u
u
D d
de
M m
Em
V v
fe
E e
e
N n
En
W w
we
F f
ef
O o
O
X x
eks
G g
ge
P p
Pe
Y y
ye
H h
ha
Q q
Ki
Z z
zet
I i
i
R r
Er



  1. Huruf vokal (Hidup)
Huruf yang melambangkan vokal dalam Bahasa Indonesia adalah a, i, u, e, dan o.
Huruf Vokal
Contoh Pemakaian dalam Kata
Di Awal
Di Tengah
Di Akhir
a
api
akan
padi
marah
lusa
lima
b
énak
Pétak
soré

emas
Kena
tipe
i
itu
indah
simpan
didik
murni
sekali
o
oleh
organ
kota
sorong
radio
tempo
u
ulang
ndang
bumi
badut
ibu
waktu

Dalam pengajaran lafal kata (bunyi) dapat digunakan lambing aksen jika ejaan kata menimbulkan keraguan.
Contohnya:
Dodik apel sabtu kemarin. (apél)

  1. Huruf Konsonan (Mati)
Huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.
Huruf Konsonan
Contoh Pemakaian dalam Kata
Di Awal
Di Tengah
Di Akhir
b
bahasa
Sebut
adab
c
cakap
Kaca
d
dua
Ada
abad
f
fakir
Kafir
maaf
g
guna
Tiga
balig
h
hari
Saham
tuah
j
jalan
Manja
mikraj
k
kami
Paksa
sesak

rakyat*
bapak*
l
lekas
Alas
kesal
m
maka
Kami
diam
n
nama
Anak
daun
p
pasang
Apa
siap
q**
Quran
Furqan
r
raih
Bara
putar
s
sampai
Asli
lemas
t
tali
Mata
rapat
v
varia
Lava
w
wanita
Hawa
x**
xenon
y
yakin
Paying
z
zeni
Lazim
juz

  1. Huruf Diftong (Vokal rangkap)
Huruf diftong adalah suatu fonem yang dapat dilambangkan dengan dua huruf hidup dan persukuannya tidak boleh di pisahkan. Di dalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au, dan oi.
Huruf Diftong
Contoh Pemakaian dalam Kata
Di Awal
Di Tengah
Di Akhir
Ai
ain
air
syaitan
Pandai
Au
aula
saudara
Harimau
oi
boikot
Amboi

E.     Gabungan Huruf Konsonan

Di dalam bahasa Indonesia terdapat empat gabungan huruf yang melambangkan konsonan, yaitu kh, ng, ny, dan sy.

Gabungan
Huruf
Konsonan
Contoh Pemakaian dalam Kata
Di Awal
Di Tengah
Di Akhir
kh
khusus
Akhir
Tarikh
ng
ngilu
Bangun
Senang
ny
nyata
Hanyut
sy
syarat
Isyarat
Arasy

 

F. Pemenggalan Kata

1.
Pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan sebagai berikut:

a.
Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan kata itu dilakukan di antara kedua huruf vokal itu.

Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah

Huruf diftong ai, au, dan oi tidak pernah diceraikan sehingga pemenggalan kata tidak dilakukan di antara kedua huruf itu.

Misalnya:
au-la
bukan
a-u-la
sau-da-ra
bukan
Sa-u-da-ra
am-boi
bukan
am-bo-i
b.
Jika di tengah kata ada huruf konsonan, termasuk gabungan huruf konsonan, di antara dua buah huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan.

Misalnya:
ba-pak, ba-rang, su-lit, la-wan, de-ngan, ke-nyang, mu-ta-khir
c.
Jika di tengah kata ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Gabungan huruf konsonan tidak pernah diceraikan.

Misalnya:
man-di, som-bong, swas-ta, cap-lok, Ap-ril, bang-sa, makh-luk
d.
Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua.

Misalnya:
in-strumen, ul-tra, in-fra, bang-krut, ben-trik, ikh-las
2.
Imbuhan akhiran dan imbuhan awalan, termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk serta partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dapat dipenggal pada pergantian baris.

Misalnya:
makan-an, me-rasa-kan, mem-bantu, pergi-lah

Catatan:
a.
Bentuk dasar pada kata turunan sedapat-dapatnya tidak dipenggal.
b.
Akhiran -i tidak dipenggal.
(Lihat keterangan tentang tanda hubung, Bab V, Pasal E, Ayat 1.)
c.
Pada kata yang berimbuhan sisipan, pemenggalan kata dilakukan sebagai berikut.

Misalnya: te-lun-juk, si-nam-bung, ge-li-gi
3.
Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain, pemenggalan kata dapat dilakukan
(1) di antara unsur-unsur itu atau
(2) pada unsur gabungan itu sesuai dengan kaidah 1a, 1b, 1c, dan 1d di atas.

Misalnya:
bio-grafi, bi-o-gra-fi
foto-grafi, fo-to-gra-fi
intro-speksi, in-tro-spek-si
kilo-gram, ki-lo-gram
kilo-meter, ki-lo-me-ter
pasca-panen, pas-ca-pa-nen

 Keterangan:

Nama orang, badan hukum, dan nama diri yang lain disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan kecuali jika ada pertimbangan khusus.

Senin, 01 Maret 2010

Bahasa Indonesia Sangat Penting


Negara Indonesia kaya dengan lautan, pegunungan, hutan dan juga dataran. Kondisi alam seperti ini sangat memengaruhi terjadinya suku, ras, dan agama yang berbeda. Tentunya hal tersebut juga menentukan hal terkecil yang sering dilupakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya, yaitu bahasa.
Bahasa terbentuk dari kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Masyarakat pesisir akan lebih mengenal kata-kata yang berkaitan dengan laut dan nelayan. Begitu juga para masyarakat yang hidupnya sebagai petani akan lebih mengenal kata-kata yang berkaitan dengan pertanian.
Selain itu, perbedaan wilayah juga menyebabkan terbentuknya bahasa yang berbeda-beda, seperti yang ada di Negara Indonesia. Pulau Bali memiliki bahasa daerah sendiri yaitu bahasa Bali. Pulau Jawa memiliki bahasa Jawa. Walaupun bahasa Jawa dikatakan digunakan di pulau Jawa, namun ada perbedaan antara bahasa oleh orang Jawa Timur dan Jawa Barat berbeda. Sebab itulah maka geografis dikatakan menentukan bahasa.
Begitu juga dengan ragam bahasa (dialek) Bali. Perbedaan sangat menonjol terjadi antara dialek Bali Utara dengan dialek Bali Selatan. Masyarakat Bali utara mengatakan “kema” untuk kata “ke sana” sedangkan masyarakat Bali Selatan mengatakan “kemu”.
Walaupun adanya perbedaan dialek seperti di Bali, namun hal tersebut tidak akan membuat masyarakat begitu kesulitan untuk menelaah kata-kata jika penutur masih sesame orang Bali. Lain halnya dengan perbedaan bahasa.
Bahasa Bali jika kita gunakan berkomunikasi dengan orang jawa yang tidak bisa berbahasa Bali, komunikasi kita akan percuma atau tidak berhasil. Bahkan bisa saja akan terjadi kesalahpahaman komunikasi. Misalnya anda dari Bali dan anda menggunakan kata “jengah (Bahasa Bali)” untuk makna semangat dan anda berbicara kepada orang yang tidak bisa Bahasa Bali dan dia pintar berbahasa Indonesia. Persepsi anda akan berbeda dangan persepsi orang itu karena kata “jengah” berarti enggan (dalam Bahasa Indonesia).
Kata “colok” juga pernah menimbulkan persengketaan antara teman saya dengan pedagang rokok. Saat teman saya membeli rokok tidak sengaja dia mengatakan “minta colok” yang dimaksud “colok” oleh teman saya adalah korek, tapi pedagang langsung marah-marah dan berkata “ngapain kau minta mulut aku?”. Untung saja ada masyarakat dari sana yang menjelaskan “colok” itu adalah korek.  
Banyaknya bahasa daerah yang ada di Indonesia menyebabkan sering terjadinya kesalahan persepsi komunikasi. Menghindari hal tersebut Negara kita mengesahkan satu bahasa Negara sebagai bahasa persatuan yang harus dikuasai oleh masyarakat Indonesia, yaitu bahasa Indonesia.
Komunikasi akan lebih lancar dan efektif bila kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia yang baik dan benar akan bisa anda gunakan dengan lancar apabila anda sering berlatih menggunakan bahasa Inonesia. Dari hal tersebut, mari kita belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga kita tidak mengalami kekeliruan komunikasi yang dapat mencelakai kita.
Selanjutkan, akan saya jelaskan apa saja yang perlu kita kuasai dalam Bahasa Indonesia.
 

harta karun

bagi teman2/om/tante, bisa bergabung bersama kami untuk menemukan dolar yang akan bisa anda miliki sendiri. mau gabung??? klik saja link di bawah ini...

Sitemeter

pasang barner dapat dolar

yahoo messenger